Jumat, 04 Oktober 2019

CARA MENDAFTAR TOTOK SYARAF JAGAD SATRIA



CARA MENDAFTAR TOTOK SYARAF JAGAD SATRIA



Cara Daftar Berobat totok saraf di Jagat Satria. Menanggung rasa sakit adalah sesuatu yang menyiksa. Tidak ada seorangpun yang ingin sakit. Semua ingin sehat.  Untuk menjaga kesehatan itu murah dan mudah, tapi jika sudah sakit, maka harga yang harus dibayar agar bisa kembali sehat itu sangat mahal. Bukan hanya mahal saja, tapi susah dan butuh kesabaran. Apalagi jika cara untuk kembali sehat adalah dengan berobat di pengobatan alternatif Totok Saraf Jagat Satria Sadewa Banyuwangi.




Seperti yang pernah saya tuliskan, sejak mengenal sosok Gus Jagat Satria dari seorang sahabat Facebook, saya sangat tertarik untuk mengetahui lebih banyak tentang beliau. Seperti bagaimana cara pengobatannya, dan dimana alamatnya. Alamat praktek Gus Jagat Satria sudah saya tuliskan di artikel sebelumnya. Begitu pula sekilas pandang tentang Gus jagat Satria, bisa di baca ditautan (link) iniSetidaknya hanya lewat artikel-artikel seperti ini saya bisa membantu teman-teman yang ingin mencari kesembuhan dari penyakitnya.




Cara Daftar Berobat totok saraf di Jagat Satria. Menanggung rasa sakit adalah sesuatu yang menyiksa. Tidak ada seorangpun yang ingin sakit. Semua ingin sehat.  Untuk menjaga kesehatan itu murah dan mudah, tapi jika sudah sakit, maka harga yang harus dibayar agar bisa kembali sehat itu sangat mahal. Bukan hanya mahal saja, tapi susah dan butuh kesabaran. Apalagi jika cara untuk kembali sehat adalah dengan berobat di pengobatan alternatif Totok Saraf Jagat Satria Sadewa Banyuwangi.






Seperti yang pernah saya tuliskan, sejak mengenal sosok Gus Jagat Satria dari seorang sahabat Facebook, saya sangat tertarik untuk mengetahui lebih banyak tentang beliau. Seperti bagaimana cara pengobatannya, dan dimana alamatnya. Alamat praktek Gus Jagat Satria sudah saya tuliskan di artikel sebelumnya. Begitu pula sekilas pandang tentang Gus jagat Satria, bisa di baca ditautan (link) iniSetidaknya hanya lewat artikel-artikel seperti ini saya bisa membantu teman-teman yang ingin mencari kesembuhan dari penyakitnya.





Dan yang sedang saya tulis saat ini adalah pengetahuan baru lagi, tentang cara mendaftar berobat di jagat satria.  Dalam beberapa video livenya di Facebook, Gus Jagat seringkali memberitahu secara berulang-ulang bagaimana cara berobat di Jagat satria. Dari penjelasan beliau, saya mengetahui 5 point penting yang harus diketahui dan di pahami oleh siapa saja yang mau berobat Terapi Totok saraf Jagat satria, yaitu:




1. Sebelum datang, harus mendaftar dulu. Kalau datang tanpa mendaftar, tidak akan bisa di tangani. Karena pasien perharinya sangat banyak. Pendaftaran Gratis! Tidak di punggut biaya apapun.


2Mendaftarnya via Telpon. Yaitu menelpon ke nomer :

Telp: 082316292401 (No lama hilang)
082141404078 ( No baru)
atas nama Bpk. Sujono.



Dan menelponnya harus diwaktu yang tepat, yaitu saat pendaftaran di buka. Jika sudah menelpon diwaktu yang ditentukan tapi tidak tersambung, maka Anda harus sabar dan mencobanya lagi dan lagi. Biasanya, jaringan sangat padat, karena penelpon yang akan daftar sangat banyak.

3. Jika pendaftaran sudah diterima oleh bpk Sujono, maka Anda tinggal menunggu kabar dari beliau, kapan boleh datang. Begitu waktu berobat untuk Anda sudah di tetapkan, seminggu sebelumnya, bpk Sujono akan menghubungi Anda untuk memberitahu kapan Anda bisa datang ke tempat praktek Gus Jagat Satria. 



4Setelah menerima pemberitahuan dari bpk SUJONO, Anda harus bersiap-siap dan di harapkan datang tepat waktu (waktu yang di tentukan). Anda bisa datang lebih awal kalau mau, karena di sekitar tempat praktek Gus jagat banyak rumah-rumah penduduk yang bisa di jadikan tempat menginap. INGAT! Lebih baik datang lebih awal daripada Terlambat.



5. Jangan tanya biaya. Karena Gus Jagat Satria tidak mematok tarif dan niatnya membantu. Pasien bisa memberikan apapun seikhlashnya. 



Salah satu asisten Gus Jagat Satria, yaitu mas Satria Lewu pada bulan Mei membuat pengumuman tentang Kapan waktu Pendaftaran dibuka. Waktu pendaftaran terbaru akan dibuka pada bulan 8 (Agustus) tanggal : 5.10.15.20.25.31




SIAPAKAH JAGAD SATRIA SADEWA



JAGAD SATRIA SADEWA

 

Jagat Satria Sadewa Ahli Totok Saraf Banyuwangi. Ibu seorang teman terkena stroke dan menderita kelumpuhan. Setelah berbulan-bulan di atas kursi roda, beliau merasa jenuh dan ingin bisa berjalan lagi. Berbagai terapi dan pengobatan alternatife didatanginya. Namun tak satupun yang menampakkan hasil. Dia dan keluarganya pun hampir menyerah dan putus asa.




Namun sebelum benar-benar pasrah, mereka mendapat kabar dari seorang kerabat jauh tentang seorang ahli terapi totok syaraf di banyuwangi yang sangat piawai. Banyak pasien lumpuh yang bisa berjalan setelah diobatinya. Konon kabarnya, dia telah berhasil menolong banyak orang dan membantu menyembuhkan penyakit mereka. Segala macam penyakit di tanganinya kecuali jantung dan aid.


Dengan berbekal tekad dan pengharapan yang besar, si ibupun diantar keluarganya ke banyuwangi. Tentu saja tidak serta merta, tapi setelah terlebih dahulu mendaftar via telpon. Setelah menunggu hampir 2 bulan, datanglah pemberitahuan agar si ibu segera datang kebanyuwangi.




Singkat cerita, si ibupun bertemu dengan si ahli totok saraf yang ternyata masih sangat muda. Dia di kenal dengan panggilan Gus Jagat Satria. Banyak hal menarik tentang pemuda ini. Selain karena masih muda, keahliannya mengobati dengan cara totok saraf begitu mengagumkan. Dan cicin merah delima yang di kenakannya selalu mencuri perhatian. Cincin itu akan menyala dan redup dengan sendirinya.


Yang lebih mengagumkan lagi, gus Jagat Satria dalam prakteknya, hanya menyentuh bagian tubuh pasien. Tidak mengurut seperti layaknya tukang pijit. Dan pasien yang di sentuh biasanya meringis dan berteriak kesakitan. Dan dengans abar, gus Jagat Satria menghibur si pasien dengan kata-kata lembut nan ramah serta bersifat sugesti. Seperti, "sembuh ya...." "pasti sembuh dengan izin Allah.." "bisa jalan sebentar lagi..." dan lain-lain yang biasanya di aamiinkan pasien dan keluarganya dengan penuh harap. 



Puncaknya adalah ketika pasien lumpuh, bisa berjalan saat keluar dari kamar pengobatan, meski masih tertatih-tatih. Atau pasien yang sulit bicara, tiba-tiba bisa mengucapkan sepatah dua patah kata. Sungguh sebuah anugrah yang tak terhingga. Karena dengan keahliannya itu, gus Jagat Satria selalu mau membantu sesama yang membutuhkan.


Dan jika Anda pun ingin mengunjungi beliau untuk berobat, maka pertama-tama Anda harus mendaftar dulu via telpon. Jika percobaan pertama gagal, tunggu sebentar lalu coba lagi. Karena pendaftar sangat banyak, maka setelah pendaftaran di terima Anda harus menunggu beberapa waktu sampai pihak gus Jagat Satria menghubungi Anda. Pendaftaran tidak di punggut biaya.






Karena satu dan lain hal, kini pasien anak-anak di bawah 10 tahun yang semula boleh datang langsung tanpa daftar terlebih dahulu, kini tidak boleh datang langsung dan harus daftar.. Kebijakan baru ini dibuat karena adanya penipuan dan penyalahgunaan. Ada keluarga yang daftar dengan pasien kana-kanak, ternyata yang masuk ruang praktik pasien remaja bahkan dewasa.


Berikut ini adalah alamat dan detail no telpon untuk menghubungi Jagar Satria Sadewa Ahli totok saraf dari Banyuwangi. 


Kamis, 03 Oktober 2019

SOSOK NINGSIH TINAMPI



SIAPAKAH NINGSIH TINAMPI, SOSOK DI BALIK PENGOBATAN ALTERNATIP DI PASURUAN




Siapa Ningsih Tinampi? Sosok di balik pengobatan alternatif di Pasuruan, jadi Video Viral di YouTube.
Nama Ningsih Tinampi yang dikenal sebagai sosok di balik pengobatan supranatural kian heboh belakangan ini.
Setiap unggahan video melalui akun YouTube @ningsihtinampi ditonton hingga berjuta-juta netizen.

Bahkan, satu unggahan Ibu Ningsih, sapaannya, saat terapi pasien ada yang ditonton lebih dari 10 juta.
Ningsih Tinampi atau Ibu Ningsih adalah perempuan yang membuka praktik pengobatan alternatif di Jl Raya Lebaksari, Karang Kepuh, Karang Jati, Kecamatan Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur.
Dari video-videonya bisa dilihat bagaimana banyaknya orang mendatangi tempat pengobatan Ningsih Tinampi.
Bu Ningsih lalu mengunggah video-video saat mengobati pasien yang rata-rata kesurupan itu.
Video Viral menampilkan adegan mendebarkan saat Ningsih Tinampi berusaha berkomunikasi dengan "mahluk halus" yang ada di dalam video itu.


Saat berkomunikasi dengan orang yang kesurupan, Ningsih menyebut mahluk yang menguasai tubuh pasiennya dengan sebutan dukun.
"Kenapa? capek?. Kamu dukun dari mana? Duh sombong amat. Amat aja nggak sombong. Dukun aja sombong. Kita sama-sama dukun," kata Buk Ning dalam sebuah video unggahannya.

Banyak netizen yang berdebat mengenai Ningsih ini. Ada yang percaya ada yang tidak.
Silkan Anda nilai sendiri dengan melihat unggahan-unggahan videonya.
Bagi yang percaya dengan hal-hal metafisik dan klenik tentu memercayainya. Namun sebagian lagi ada yang tak percaya.

Fenomena Ningsih dan Ponari
Fenomena Ningsih Tinampi yang tampil sebagai dukun yang menawarkan pengobatan alternatif ramai menjadi pembicaraan masyarakat.
Pasalnya, kegiatan "pengobatan" yang dilakukan mengikuti perkembangan dunia digital.
Ya, Ningsih Tinampi melalui channel YouTube-nya kerap menampilkan video yang memperlihatkan bagaimana ia melakukan pengobatan kepada pasien-pasiennya.
Dari beberapa video, Ningsih Tinampi terlihat melakukan pengobatan untuk pasien-pasien yang terkena pengaruh santet di dalam tubuhnya.
Ia kerap tampil dalam video seolah sedang menginterogasi makhluk halus.
Dari beberapa judul videonya, juga menarasikan bahwa dirinya tengah melawan dukun santet.


Fenomena pengobatan alternatif yang ramai dikunjungi masyarakat sebenarnya bukan kali ini saja terjadi.
Sekitar tahun 2009, Indonesia juga dihebohkan oleh Ponari, dukun cilik yang ketika itu dipercaya bisa menyembuhkan melalui air yang dicelup dengan batunya.
Saat itu orang berbondong-bondong untuk datang ke lokasi di mana Ponari berada guna mencari kesembuhan.
Fenomena Ponari dan Ningsih Tinampi menunjukkan, bagaimana sebagian masyarakat masih mempercayai pengobatan alternatif dari ahli supranatural ataupun dukun.
Bahkan, di tengah jaman yang semakin modern dan perkembangan internet semakin handal, dukun masih begitu digandrungi.


Dr Sunu Wasono, Budayawan dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia menilai, seseorang di zaman sekarang masih mempercayai dukun karena masyarakat Indonesia sedari dulu memang memiliki keyakinan terhadap pengobatan non-medis di samping pengobatan medis yang ada.
Adapun kepercayaan itu, sudah mengakar di tengah masyarakat.
Dr Sunu Wasono, Budayawan dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia menilai, seseorang di zaman sekarang masih mempercayai dukun karena masyarakat Indonesia sedari dulu memang memiliki keyakinan terhadap pengobatan non-medis di samping pengobatan medis yang ada.
Adapun kepercayaan itu, sudah mengakar di tengah masyarakat.
“Makanya pengobatan alternatif masih mendapatkan tempat,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Senin (16/9/2019).
Masyarakat akan mempercayakan kepada “wong pinter”, seperti dukun, dan paranormal untuk sampai pada suatu kesimpulan bahwa penyakit yang diderita pasien bukanlah penyakit medis.
Ia menilai, segala keyakinan terhadap pengobatan alternatif tersebut mengakar karena sudah menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat.


“Makanya pengobatan alternatif masih mendapatkan tempat,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Senin (16/9/2019).
Masyarakat akan mempercayakan kepada “wong pinter”, seperti dukun, dan paranormal untuk sampai pada suatu kesimpulan bahwa penyakit yang diderita pasien bukanlah penyakit medis.
Ia menilai, segala keyakinan terhadap pengobatan alternatif tersebut mengakar karena sudah menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat.


“Orientasi kuat kepada yang gaib dan supranatural telah menjadi bagian dari budaya kita. Orang menyebutnya orientasi mistis,” ujarnya.
Sehingga ketika satu tempat ramai karena adanya dukun tiban, orang menjadi banyak yang berkunjung ke sana.(*)
(TribunSumsel.com/Kompas.com)

SIAPAKAH NINGSIH TINAMPI ?



Siapa sebenarnya Ningsih Tinampi?



Ningsih Tinampi merupakan ahli spiritual sekaligus ahli pengobatan tradisional, khususnya pengobatan yang berhubungan dengan hal-hal supranatural, seperti santet, kerasukan, diganggu makhluk halus dan lainnya.
Ningsih Tinampi membuka praktik pengobatan di rumahnya di  Jl. Raya Lebaksari, Karang Kepuh, Karang Jati, Kecamatan Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur. Setiap hari ratusan pasien selalu datang berobat di rumahnya.
Ningsih juga selalu mengunggah praktik pengobatannya melalui akun YouTube miliknya bernama Ningsih Tinampi, atau tidak jarang melalui akun asistennya dengan akun YouTube bernama Om Oke.
Memang di awal mengedar kemampuan Ningsih, banyak yang menuduhnya menipu, tapi jika telah lama atau terbiasa menonton video-video pengobatannya, justru 100 persen asli tanpa rekayasa.
Kemampuan Ningsih memanggil mahluk halus melalui tubuh pasiennya sudah teruji. Banyak testimoni pasien yang mengakui kebolehannya menyembuhkan pasien.
Keunikan Ningsih yang membuat daya tarik orang menyaksikan videonya, saat Ningsih mengintrogasi mahluk halus yang dikirim dukun santet melalui tubuh pasiennya. Pasien yang dirasuki meronta kesakitan akibat dibacakan doa oleh Ningsih. Namun tentu yang merasakan sakit bukan pasien, namun mahluk halus dalam tubuh pasien.
Bahkan, uniknya Ningsih mampu memanggil jiwa sang dukun melalui tubuh pasien yang menjadi korban sang dukun. Sukma sang dukun masuk di tubuh pasien, dan dengan mudah Ningsih memberikan hukuman pada dukun santet. Bahkan para dukun dapat dibunuh dengan cara menelan sukmanya atau menghukumnya dengan ajian milik Ningsih.
Bukan Dukun Santet
Meskipun bisa menyantet orang, namun Ningsih bukan dukun santet. Justru ilmu santet yang dimiliki untuk menghukum sang dukun santet atau dedemit yang dikirim sang dukun.
Jika telah lama menonton video Ningsih, tentu mengetahui bahwa dalam tubuh Ningsih terdapat ruang khusus seperti alam tempat berada mahluk halus atau sukma milik dukun yang ditelan Ningsih. Itu membuat banyak orang tertarik berobat dengannya. Bahkan, beberapa orang dengan kemampuan indera keenam dapat melihat jelas fakta yang ada dalam tubuh Ningsih. Yang menjadi tempat mengerikan bagi dukun maupun siluman.
Baru-baru Viral
Pengobatan tradisional Ningsih baru-baru ini mulai diminati di YouTube. Saat live YouTube, ribuan orang menyaksikan videonya.
Video yang terkesan menarik saat Ningsih mengobati Clara, seorang gadis yang disantet ratusan dukun.
Orang tua Clara pernah membawa anaknya berobat di Bali. Namun, Clara belum kunjung sembuh, sehingga dibawa ke Ningsih Tinampi.
Sakit yang diderita Clara sangat parah, sehingga Ningsih tidak dapat mengobati seperti pasien lain hanya dengan beberapa jam. Clara dirawat beberapa hari di rumah Ningsih, dan setiap hari selalu diobati tahap demi tahap. Ratusan dukun maupun jin yang merasuki Clara dibinasakan atau dilepas. Ajaib, Clara dapat kembali normal beberapa lama dirawat Ningsih.
Bukan Pertama Terjadi di Indonesia
Ahli supranatural atau pengobatan tradisional bukan pertama terjadi di Indonesia. Pada 2018-2019 kemarin viral seorang nenek yang tinggal bersama lima anak asuhnya selama bertahun-tahun di hotel mewah.
Nenek Candri bersama lima anaknya hidup atau tinggal setiap harinya di hotel mewah dan menghabiskan miliaran rupiah.
Nenek Candri sempat berurusan dengan hukum karena dituding menelantarkan anak, padahal itu hanya kesalahpahaman semata.
Yang membuat publik bertanya, dari mana uang yang dimiliki nenek Candri untuk menyewa hotel mewah setiap harinya. Ternyata, uang miliknya dari jasa pengobatan tradisional.
Keahliannya mengobati orang dengan cara tradisional membuat banyak pengusaha atau orang kaya memilih berobat padanya. Tentu imbalan yang diberikan ratusan juta untuk nenek dengan lima anak angkat ini. (red)

Keahliannya mengobati orang dengan cara tradisional membuat banyak pengusaha atau orang kaya memilih berobat padanya. Tentu imbalan yang diberikan ratusan juta untuk nenek dengan lima anak angkat ini. (red)

BIAYA PENGOBATAN TARIF NORMAL DI NINGSIH TINAMPI



TARIF NORMAL PENGOBATAN NINGSIH



Pengobatan Alternatif yang dilakukan oleh Ningsih Tinampih warga asal Dusun Lebaksari Desa Karangjati Kecamatan Pandaan Kabupaten Pasuruan menjadi viral di jagat Maya dan menjadi perbincangan warga.
Ribuan orang harus rela antri menunggu giliran berobat kepada mantan karyawati bagian engeneering di sebuah pabrik rokok di Pasuruan ini. Bahkan saking antrinya, pasien yang bulan ini mendaftarkan diri bisa menunggu hingga tahun depan.
Ningsih Tinampih sendiri mengaku jika pengobatan alternatif yang dilakukannya murni untuk membantu orang yang membutuhkan pertolongannya. Ia sendiri tak mematok tarif yang besar dan tidak dapat dijangkau oleh pasiennya.
“Setiap pasien hanya menyiapkan uang Rp. 300 ribu. Kalau tidak mampu, saya gratisnya, ” ujarnya saat ditanya wartawan.
Dijelaskannya, sepulang dari menunaikan ibadah haji beberapa waktu lalu, sudah lebih dari 1000 orang pasien dari dalam dan luar negeri yang antri di rumahnya.
“Pulang dari haji, ada 1000 pasien yang antri. Jadi terpaksa harus dibagi, ” katanya.
Ningsih mengatakan, lantaran kuwalahan dirinya hanya melakukan pengobatan sekitar 150 orang perharinya.
Menariknya, selama melakukan pengobatan alternatif terhadap pasiennya tak jarang Ningsih Tinampih mengabadikannya melalui rekaman video bahkan live streaming melalui akun YouTube miliknya.

BIAYA LEPAS TALI POCONG DI NINGSIH TINAMPI



BIAYA LEPAS TALI POCONG


Suara.com - Pengobatan alternatif Ningsih Tinampi semakin diburu orang. Sejak viral di media sosial, mantan pegawai pabrik rokok di Pasuruan Jawa Timur itu kewalahan menangani pasien yang mengantre hingga ribuan orang.
Ningsih sendiri mengaku pengobatan alternatif yang dilakukannya murni untuk membantu orang yang membutuhkan pertolongannya. Ia sendiri tak mematok tarif yang besar dan tidak dapat dijangkau oleh pasiennya.
Namun ada kategori pengobatan yang membedakan tarif. Jika pasien yang berobat tidak membutuhkan waktu panjang untuk penyembuhan, tarifnya hanya Rp 300 ribu. Tetapi, jika ada yang tidak mampu akan digratiskan.
"Pasien hanya menyiapkan uang Rp 300 ribu. Kalau tidak mampu saya gratiskan," kata Ningsih Tinampi kepada Suara.com.
Sedangkan untuk pasien yang harus lepas tali pocong, tarifnya akan dipatok lebih tinggi mencapai Rp 5 juta. Tarif tersebut, pasien akan mendapatkan pengobatan secara bertahap. Mulai dari lepas tali pocong, pembersihan hingga penyembuhan.
"Ada tahapan untuk pengobatan pasien yang lepas tali pocong. Dan tarifnya bisa sampai lima juta lebih," kata salah satu pegawai Ningsih Tinampi Huda.
Lebih lanjut Huda menjelaskan, pengobatan dengan cara lepas tali pocong adalah pasien yang terkena santet atau teluh yang penangannya serius.
"Jadi pasien tersebut diguna-guna orang. Pasien dibikin sakit dan susah disembuhkan karena penyakitnya seperti diikat atau nempel di tubuh pasien. Untuk itu harus dilepas lebih dulu baru disembuhkan," jelasnya.
Huda mengatakan, setiap hari selalu ada pasien lepas tali pocong. Rata-rata pasien yang berobat 80 persen karena penyakit nonmedis.
"Pasien yang berobat bermacam-macam penyakitnya. Mulai dari medis sampai nonmedis. Tapi yang paling banyak pasien nonmedis," katanya.
Kontributor : Achmad Ali

SIAPAKAH NINGSIH TINAMPI



SIAPAKAH NINGSIH TINAMPI


Siapa Ningsih Tinampi? Sosok di balik pengobatan alternatif di Pasuruan, jadi Video Viral di YouTube.
Nama Ningsih Tinampi yang dikenal sebagai sosok di balik pengobatan supranatural kian heboh belakangan ini.
Setiap unggahan video melalui akun YouTube @ningsihtinampi ditonton hingga berjuta-juta netizen.

Bahkan, satu unggahan Ibu Ningsih, sapaannya, saat terapi pasien ada yang ditonton lebih dari 10 juta.
Ningsih Tinampi atau Ibu Ningsih adalah perempuan yang membuka praktik pengobatan alternatif di Jl Raya Lebaksari, Karang Kepuh, Karang Jati, Kecamatan Pandaan, Pasuruan, Jawa Timur.
Dari video-videonya bisa dilihat bagaimana banyaknya orang mendatangi tempat pengobatan Ningsih Tinampi.
Bu Ningsih lalu mengunggah video-video saat mengobati pasien yang rata-rata kesurupan itu.
Video Viral menampilkan adegan mendebarkan saat Ningsih Tinampi berusaha berkomunikasi dengan "mahluk halus" yang ada di dalam video itu.


Saat berkomunikasi dengan orang yang kesurupan, Ningsih menyebut mahluk yang menguasai tubuh pasiennya dengan sebutan dukun.
"Kenapa? capek?. Kamu dukun dari mana? Duh sombong amat. Amat aja nggak sombong. Dukun aja sombong. Kita sama-sama dukun," kata Buk Ning dalam sebuah video unggahannya.

Banyak netizen yang berdebat mengenai Ningsih ini. Ada yang percaya ada yang tidak.
Silkan Anda nilai sendiri dengan melihat unggahan-unggahan videonya.
Bagi yang percaya dengan hal-hal metafisik dan klenik tentu memercayainya. Namun sebagian lagi ada yang tak percaya.

Fenomena Ningsih dan Ponari
Fenomena Ningsih Tinampi yang tampil sebagai dukun yang menawarkan pengobatan alternatif ramai menjadi pembicaraan masyarakat.
Pasalnya, kegiatan "pengobatan" yang dilakukan mengikuti perkembangan dunia digital.
Ya, Ningsih Tinampi melalui channel YouTube-nya kerap menampilkan video yang memperlihatkan bagaimana ia melakukan pengobatan kepada pasien-pasiennya.
Dari beberapa video, Ningsih Tinampi terlihat melakukan pengobatan untuk pasien-pasien yang terkena pengaruh santet di dalam tubuhnya.
Ia kerap tampil dalam video seolah sedang menginterogasi makhluk halus.
Dari beberapa judul videonya, juga menarasikan bahwa dirinya tengah melawan dukun santet.


Fenomena pengobatan alternatif yang ramai dikunjungi masyarakat sebenarnya bukan kali ini saja terjadi.
Sekitar tahun 2009, Indonesia juga dihebohkan oleh Ponari, dukun cilik yang ketika itu dipercaya bisa menyembuhkan melalui air yang dicelup dengan batunya.
Saat itu orang berbondong-bondong untuk datang ke lokasi di mana Ponari berada guna mencari kesembuhan.
Fenomena Ponari dan Ningsih Tinampi menunjukkan, bagaimana sebagian masyarakat masih mempercayai pengobatan alternatif dari ahli supranatural ataupun dukun.
Bahkan, di tengah jaman yang semakin modern dan perkembangan internet semakin handal, dukun masih begitu digandrungi.


Dr Sunu Wasono, Budayawan dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia menilai, seseorang di zaman sekarang masih mempercayai dukun karena masyarakat Indonesia sedari dulu memang memiliki keyakinan terhadap pengobatan non-medis di samping pengobatan medis yang ada.
Adapun kepercayaan itu, sudah mengakar di tengah masyarakat.
Dr Sunu Wasono, Budayawan dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia menilai, seseorang di zaman sekarang masih mempercayai dukun karena masyarakat Indonesia sedari dulu memang memiliki keyakinan terhadap pengobatan non-medis di samping pengobatan medis yang ada.
Adapun kepercayaan itu, sudah mengakar di tengah masyarakat.
“Makanya pengobatan alternatif masih mendapatkan tempat,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Senin (16/9/2019).
Masyarakat akan mempercayakan kepada “wong pinter”, seperti dukun, dan paranormal untuk sampai pada suatu kesimpulan bahwa penyakit yang diderita pasien bukanlah penyakit medis.
Ia menilai, segala keyakinan terhadap pengobatan alternatif tersebut mengakar karena sudah menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat.


“Makanya pengobatan alternatif masih mendapatkan tempat,” ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Senin (16/9/2019).
Masyarakat akan mempercayakan kepada “wong pinter”, seperti dukun, dan paranormal untuk sampai pada suatu kesimpulan bahwa penyakit yang diderita pasien bukanlah penyakit medis.
Ia menilai, segala keyakinan terhadap pengobatan alternatif tersebut mengakar karena sudah menjadi bagian dari kebudayaan masyarakat.


“Orientasi kuat kepada yang gaib dan supranatural telah menjadi bagian dari budaya kita. Orang menyebutnya orientasi mistis,” ujarnya.
Sehingga ketika satu tempat ramai karena adanya dukun tiban, orang menjadi banyak yang berkunjung ke sana.(*)
(TribunSumsel.com/Kompas.com)